CAKRABANGSA - PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Green Cities Mayor Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 yang akan berlangsung pada 4–7 Agustus 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan kesiapan lokasi-lokasi yang akan menjadi tujuan kunjungan delegasi dari tiga negara, termasuk SMP Negeri 4 Pekanbaru yang dinilai telah menerapkan konsep sekolah hijau.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 4, Rabu (29/7/2026), guna melihat berbagai persiapan menjelang kedatangan para tamu internasional. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek, mulai dari fasilitas, kebersihan lingkungan hingga kesiapan pelayanan kepada para kepala daerah peserta forum internasional, telah sesuai dengan standar yang diharapkan.
Menurut Markarius, Pekanbaru mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan GCMC IMT-GT ke-9 sekaligus memegang posisi sebagai ketua forum. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus dipersiapkan secara maksimal agar mampu memberikan kesan positif kepada para delegasi yang hadir.
"Kita meninjau persiapan untuk kunjungan lapangan dalam program IMT-GT. Ada negara-negara yang memiliki komitmen dalam menjalankan program green city. Pekanbaru menjadi ketua sekaligus tuan rumah, sehingga seluruh persiapan harus benar-benar matang," ujarnya.
Ia menjelaskan, SMP Negeri 4 dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena sekolah tersebut telah menerapkan berbagai program yang mendukung konsep green school. Program itu dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan melalui gerakan kota hijau.
Di lingkungan sekolah tersebut, setiap siswa didorong menanam tanaman hortikultura menggunakan polybag melalui gerakan satu siswa satu polybag. Selain itu, sekolah juga menerapkan penggunaan perlengkapan yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Markarius menilai implementasi program tersebut telah berjalan dengan baik dan menjadi salah satu contoh nyata penerapan konsep green city yang selama ini dikembangkan Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama dirinya sebagai wakil wali kota.
Ia mengatakan, sebanyak 38 kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand dijadwalkan menghadiri forum tersebut. Karena itu, seluruh lokasi yang akan dikunjungi harus dipastikan dalam kondisi terbaik sehingga mampu memperlihatkan komitmen Pekanbaru terhadap pembangunan berwawasan lingkungan.
"Kita ingin menyambut seluruh tamu dengan pelayanan terbaik. Mereka akan melihat secara langsung berbagai program yang telah dijalankan Pekanbaru dalam mendukung konsep kota hijau," katanya.
Selain SMP Negeri 4, rombongan delegasi juga dijadwalkan mengunjungi Waste Station, yakni fasilitas pengelolaan sampah yang memungkinkan masyarakat menukar sampah menjadi nilai ekonomi. Lokasi lain yang akan dikunjungi adalah Green House di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.
Di kawasan tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru sebelumnya telah menjalankan program gerakan satu aparatur sipil negara (ASN) menanam satu pohon. Program penghijauan itu akan diperkenalkan kepada seluruh peserta forum sebagai salah satu bentuk komitmen daerah dalam mendukung pembangunan kota yang ramah lingkungan.
Forum GCMC IMT-GT ke-9 akan menjadi wadah pertemuan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas pengembangan kota hijau serta strategi pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Dalam forum tersebut, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dipercaya memimpin jalannya sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9, sebuah kepercayaan yang sekaligus menegaskan kesiapan Pekanbaru menjadi penyelenggara agenda internasional tersebut.(Adv/Nom)