Rumah Papan di Payung Sekaki Pekanbaru Hangus Terbakar, Motor Warga Ikut Dilalap Api

Rabu, 30 September 2026 | 10:21:51 WIB

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Satu unit rumah papan di Jalan Pembangunan, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, terbakar pada Selasa (29/9/2026) malam.

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.36 WIB. Selain menghanguskan bangunan rumah, kobaran api juga membakar satu unit sepeda motor milik warga bernama Parlindungan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada setelah menerima laporan kebakaran.

"Petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan melokalisir area yang terbakar agar api tidak merambat ke bangunan di sekitar," kata Zarman, Rabu (30/9/2026).

Menurut Zarman, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (MPK) dikerahkan dari Pos 13 dan Pos 13.01. Armada berangkat dari pos pada pukul 22.38 WIB dan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian, tepatnya pukul 22.43 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Zarman menyebutkan, rumah yang terbakar memiliki ukuran sekitar 10 x 15 meter. Dari bangunan tersebut, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 10 x 13 meter.

"Selain pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan kondisi benar-benar aman," ujarnya.

Berdasarkan laporan DPKP Pekanbaru, bagian depan bangunan yang terbakar berbatasan langsung dengan jalan. Sementara bagian belakang dan sisi kiri berbatasan dengan tanah kosong.

Adapun sisi kanan bangunan berbatasan dengan rumah warga. Namun, rumah tersebut dilaporkan dalam kondisi aman karena api tidak merambat ke bangunan di sebelahnya.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih belum diketahui," jelas Zarman.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, seluruh armada pemadam kebakaran kembali ke pos pada pukul 23.50 WIB.

Zarman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman yang memiliki bangunan berbahan mudah terbakar.

Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada petugas apabila melihat api atau kepulan asap yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Terkini