Kabut Asap Kembali Pekat, Diskes Pekanbaru Siapkan 200 Ribu Masker dan Perkuat Layanan ISPA

Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:15:30 WIB
Foto : Tangkapan Layar Video @Pkufolk

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (6/10/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru karena kualitas udara kembali memburuk dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data kualitas udara yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Kota Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat pada pukul 16.00 WIB.

Mengantisipasi dampak paparan kabut asap, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika tidak memiliki keperluan mendesak.

Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, meminta masyarakat menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

"Kurangi aktivitas di luar ruangan. Harus pakai masker," imbau Hazli.

Diskes Pekanbaru juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah pencegahan dampak kabut asap. Petugas turut membagikan masker gratis sebagai upaya mengurangi risiko paparan partikulat PM2.5.

Selain menggunakan masker, Hazli mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengonsumsi sayuran dan makanan bergizi.

"Untuk kesehatan, masyarakat juga harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujarnya.

Di sisi lain, Diskes Pekanbaru memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan untuk mengantisipasi potensi peningkatan penyakit yang berkaitan dengan paparan kabut asap, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Sejumlah puskesmas di Kota Pekanbaru tetap memberikan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB. Pelayanan kesehatan juga tetap tersedia pada Sabtu dan Minggu.

"Kita memperkuat sistem rujukan. Bagi masyarakat yang berobat akibat dampak asap karhutla seperti ISPA, silakan berobat ke puskesmas. Jika diperlukan tindakan rujukan, kita rujuk ke rumah sakit," jelas Hazli.

Diskes juga memastikan ketersediaan obat-obatan untuk menangani penyakit yang berkaitan dengan dampak kabut asap. Selain obat untuk ISPA, fasilitas kesehatan disiapkan dengan persediaan oksigen dan kebutuhan medis lainnya.

"Kita memperkuat kesiapsiagaan, dengan menyediakan stok obat-obatan untuk ISPA, oksigen dan yang lainnya," katanya.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat, Diskes Pekanbaru telah menyiapkan sekitar 200 ribu buah masker yang dapat dibagikan kepada masyarakat.

Diskes mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama kabut asap kembali menyelimuti Pekanbaru. Warga yang mengalami keluhan kesehatan, terutama gangguan pernapasan, diimbau segera mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Terkini