Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ PAUD hingga SMP Diperpanjang

Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:52:46 WIB
Dok.

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh peserta didik jenjang PAUD hingga SMP hingga Sabtu (10/10/2026).

Kebijakan tersebut diambil setelah hasil pemantauan kualitas udara dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menunjukkan kondisi udara di Kota Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat, bahkan sempat mencapai level berbahaya.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan keputusan memperpanjang PJJ dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap tiga parameter pengukuran pencemaran udara. Ketiga parameter tersebut menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.

"Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat, dan ada tiga parameter, tiga-tiganya menunjukkan kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi jam 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya," kata Markarius Anwar, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, paparan kabut asap juga telah berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Lebih dari 10.000 warga tercatat mengalami berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap, mulai dari asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata dan kulit hingga pneumonia.

Markarius menyebut jumlah warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan akibat keluhan terkait paparan asap juga masih meningkat. Pada 7 Oktober 2026, tercatat sebanyak 374 pasien mendapatkan perawatan terkait dampak asap.

"Yang sudah terpapar sampai hari ini sudah lebih 10.000 orang ya yang terkait dengan asap ini; asma, ISPA, iritasi, pneumonia. Kemudian yang tertinggi kemarin 7 Oktober itu, pasien kita terkait dengan hal ini 374," ujarnya.

Untuk mengurangi risiko paparan polusi udara terhadap peserta didik, Pemko Pekanbaru memutuskan memperpanjang pelaksanaan PJJ hingga Sabtu.

"Yang pertama, kita akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh, lanjutannya selanjutnya sampai hari Sabtu," jelas Markarius.

Pemko Pekanbaru mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dari rumah serta membatasi aktivitas anak di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.

Evaluasi kondisi kualitas udara akan kembali dilakukan pada Minggu (11/10/2026). Evaluasi tersebut akan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan potensi hujan yang diprakirakan BMKG turun pada Sabtu.

Terkini