Jelang Ramadhan 2026, Satgas SABER Pangan Riau Siap Tindak Pelanggaran HET

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:48:31 WIB

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) – Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026, Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Riau meningkatkan pengawasan terhadap komoditas pangan strategis di seluruh wilayah Riau.

Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Satgas SABER Pangan Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Selasa (10/2/2026). 

Rapat dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan dan dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya BPS Riau, DPMPTSP Riau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riau, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Riau, Disperindag Kota Pekanbaru, serta Perum Bulog Riau.

Kombes Ade mengatakan, pengawasan diperkuat untuk memastikan kebijakan pemerintah terkait Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), serta harga pembelian di tingkat produsen berjalan sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan ketersediaan, distribusi, dan harga pangan tetap stabil menjelang Ramadhan dan Idulfitri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain aspek harga, Satgas juga mengawasi keamanan dan mutu pangan yang beredar di pasaran. Pengawasan dilakukan menyeluruh di kabupaten dan kota, terutama terhadap komoditas yang permintaannya meningkat saat bulan puasa dan Lebaran.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, ketersediaan pangan strategis di Riau dalam kondisi aman dan mencukupi. Komoditas tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula konsumsi, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah, jagung, hingga kedelai.

“Secara umum, stok komoditas strategis masih mencukupi kebutuhan masyarakat,” kata Ade.

Meski demikian, Satgas menegaskan akan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran, seperti menjual di atas HET/HAP, menurunkan mutu produk, atau melakukan penimbunan untuk kepentingan spekulasi.

Jika ditemukan pelanggaran, Satgas akan melakukan langkah bertahap, mulai dari teguran hingga rekomendasi pencabutan izin usaha atau proses hukum apabila terdapat unsur pidana.

Dengan pengawasan intensif tersebut, Satgas berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Riau tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idulfitri dengan tenang.

Terkini