Kapolda Riau Terjun Langsung Tangani Karhutla di Dumai, Pastikan Pemadaman Berjalan Optimal

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:05:54 WIB

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat. Kapolda Riau turun langsung ke lokasi kebakaran di Kota Dumai untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan maksimal.

Kapolda bersama personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya melakukan pengecekan titik-titik api sekaligus bergabung dalam pemadaman di lapangan. Kehadiran Kapolda di lokasi menjadi dorongan bagi personel yang sejak pagi berjibaku memadamkan api di lahan gambut.

Menurut Kapolda, pemadaman karhutla tidak dapat dilakukan setengah-setengah. Selain memadamkan api di permukaan, pendinginan harus dilakukan menyeluruh untuk mencegah bara muncul kembali dari bawah tanah.

“Laksanakan tugas secara profesional dan tetap utamakan keselamatan. Pastikan seluruh titik api benar-benar padam, termasuk yang berada di bawah permukaan,” kata Kapolda saat memberikan arahan di lokasi, Kamis (26/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui patroli terpadu serta imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau yang rentan memicu kebakaran gambut.

Penanganan karhutla di Dumai dilakukan dengan pola sinergi lintas sektor. Personel dikerahkan dengan peralatan pemadaman darat untuk mempercepat proses pemadaman dan menahan pergerakan api agar tidak meluas ke wilayah lain.

Hingga siang hari, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Personel gabungan tetap melakukan pemadaman dan pendinginan hingga dipastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan.

Upaya cepat yang dilakukan jajaran Polda Riau diharapkan dapat meminimalkan dampak karhutla dan menjaga kualitas udara di wilayah Dumai serta daerah sekitarnya. Kapolda menegaskan bahwa pengawasan akan terus ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan, demi memastikan kebakaran tidak terulang.

Terkini