Anggota Manggala Agni Gugur Usai Padamkan Karhutla di Bengkalis

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05:49 WIB

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) — Seorang anggota Manggala Agni Daops Suak, Muharmizan, gugur saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis, Riau. Kabar duka itu dibenarkan Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak, Ihsan Abdillah.

“Iya, benar. Salah satu anggota kami gugur saat menjalankan tugas. Almarhum dikenal sangat berdedikasi,” ujar Ihsan, Senin (30/3/2026).

Dua Hari Berjibaku Melawan Api

Muharmizan bersama tim berangkat dari Siak menuju Bengkalis pada Minggu (29/3/2026) untuk menangani karhutla yang sedang meluas. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman meskipun kondisi api belum sepenuhnya terkendali.

Pemadaman dilanjutkan pada Senin pagi sejak pukul 07.30 hingga 17.30 WIB. Sepanjang hari, tim bekerja penuh untuk mencegah perambatan api di area yang terbakar.

Tiba-Tiba Terjatuh di Tenda Istirahat

Selepas bertugas, para personel kembali ke tenda untuk beristirahat. Menjelang malam, sekitar pukul 19.30 WIB, Muharmizan sempat makan bersama rekan-rekannya. Tidak lama kemudian, ia tiba-tiba terjatuh saat sedang duduk.

“Tim langsung memberikan pertolongan pertama ketika melihat almarhum terjatuh,” kata Ihsan.

Melihat kondisinya memburuk, tim segera membawa Muharmizan ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Jenazah Muharmizan dievakuasi dari lokasi tugas di Desa Palku, Bengkalis, dan dibawa ke kampung halamannya di Sabak Auh, Kabupaten Siak, untuk disemayamkan.

Menurut Ihsan, Muharmizan merupakan salah satu anggota yang dikenal disiplin, pekerja keras, dan selalu berada di garis depan saat terjadi karhutla.

“Kami kehilangan sosok terbaik. Semoga pengabdian almarhum menjadi amal ibadah, dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Ihsan.

Kepergian Muharmizan menambah panjang daftar personel yang mempertaruhkan nyawa dalam upaya penyelamatan hutan dan lahan dari bahaya kebakaran yang terus berulang di Riau.

Terkini