Insiden di Kedai Kopi Picu Sorotan, Polda Riau Dalami Dugaan Hina Tokoh Adat

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:11:57 WIB

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) — Kepolisian Daerah (Polda) Riau tengah mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap tokoh adat Melayu Riau yang terjadi di sebuah kedai kopi di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Peristiwa tersebut melibatkan tokoh masyarakat Riau, H. Suparman, yang saat itu berada di lokasi bersama sejumlah pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Situasi sempat memanas ketika seorang pria berinisial IP, yang disebut merupakan ketua salah satu organisasi kemasyarakatan di Pekanbaru, datang dan diduga melontarkan kata-kata keras sambil menunjuk ke arah korban di hadapan umum.

Insiden itu tidak berujung bentrokan setelah pihak yang berada di lokasi berupaya meredam ketegangan. Namun, rekaman video kejadian tersebut beredar di media sosial dan memicu perhatian publik, terutama dari kalangan tokoh adat di Riau.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses pendalaman untuk membuat terang peristiwa,” kata Pandra, Selasa (5/5/2026).

Menurut dia, penanganan kasus akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Polisi juga telah mengumpulkan bahan keterangan awal serta memantau perkembangan situasi di tengah masyarakat.

Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Aparat juga meminta publik mempercayakan penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

Kasus ini dinilai sensitif karena berkaitan dengan tokoh adat, sehingga berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak ditangani secara tepat.

Terkini