Cakrabangsa - Surabaya - Jarak geografis yang membentang antara Riau dan Nusa Tenggara Timur (NTT) tak menjadi penghalang bagi Polda Riau untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Sebanyak sekitar 60 ton bantuan kemanusiaan yang dihimpun Polda Riau bersama Bhayangkari Daerah Riau diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
Bantuan tersebut diangkut menggunakan tiga truk, masing-masing membawa sekitar 20 ton muatan, sebelum dikirim melalui jalur laut untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Kepala Biro Logistik Polda Riau Kombes Imran Amir mengatakan, bantuan tersebut dihimpun dari seluruh satuan kerja (satker) Polda Riau sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
“Total bantuan yang diberangkatkan sekitar 60 ton. Harapan Bapak Kapolda, seluruh bantuan dapat sampai dengan aman, disalurkan tepat sasaran dan benar-benar membantu kebutuhan masyarakat selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana,” ujar Imran.
Beragam kebutuhan bantuan darurat yang dikirim di antaranya beras, gula, minyak goreng, air mineral, susu, mi instan, makanan siap konsumsi, tikar plastik, selimut, terpal, pembalut hingga kebutuhan bayi.
Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang terkena bencana di Kabupaten Ende, Nagekeo, Manggarai Timur dan Manggarai.
Menurut Imran, jarak geografis yang jauh antara Riau dan NTT tidak menjadi penghalang untuk saling membantu, terutama bagi masyarakat yang sedang membutuhkan dukungan.
“Jarak antara Riau dan Nusa Tenggara Timur tidak menjadi penghalang bagi kami untuk saling membantu. Atas Arahan Bapak Kapolda Riau, bantuan ini kami kirimkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.
Ia menegaskan, peran Polri dalam menghadapi bencana tidak sebatas menjaga keamanan dan kedamaian. Kepolisian juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Ini merupakan bagian dari semangat polisi sebagai pejuang kemanusiaan dan pembangun peradaban,” ujar Imran.
Kehadiran Polri harus memberi manfaat, menjaga kehidupan dan ikut memperkuat nilai-nilai kemanusiaan serta kepedulian di tengah masyarakat.
Pelepasan bantuan dilakukan Imran yang mewakili Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut juga dihadiri Pejabat Utama Polda Riau, perwakilan Bhayangkari Daerah Riau, perwakilan Polres Tanjung Perak serta perwakilan PT Pelindo Regional 3.
Imran berharap seluruh bantuan dari Bumi Lancang Kuning tersebut dapat tiba dengan aman dan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Dari Bumi Lancang Kuning, bantuan ini kami kirimkan untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, dan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.