Bapenda Pekanbaru Buka Posko Pajak Keliling, Warga Diminta Manfaatkan Penghapusan Denda

Ahad, 20 September 2026 | 15:34:26 WIB
Posko Layanan Pajak Keliling Bapenda kota Pekanbaru hadir lebih dekat, melayani dengan sepenuh hati

Pekanbaru (Cakrabangsa.com) — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru terus mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat melalui posko pajak keliling yang menyasar sejumlah kawasan permukiman warga. Layanan tersebut dibuka untuk memudahkan wajib pajak menunaikan kewajiban sekaligus memanfaatkan program penghapusan denda yang diperpanjang hingga 30 September 2026.

Salah satu posko layanan pajak keliling hadir di Perumahan Ligako, Kelurahan Delima, Sabtu (5/9/2026). Pelayanan yang berlangsung di luar jam kerja tersebut dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda Pekanbaru yang melayani wilayah Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Tuah Madani.

Kepala UPT Bapenda Pekanbaru mengatakan, pelayanan pada akhir pekan di kawasan permukiman merupakan bagian dari upaya mendekatkan akses layanan perpajakan kepada masyarakat. Kehadiran petugas secara langsung di lingkungan warga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk mendatangi kantor pelayanan pada hari kerja.

Selain mempermudah akses, pelayanan tersebut juga menjadi langkah untuk meningkatkan antusiasme wajib pajak dalam menyelesaikan kewajiban perpajakan. Terlebih, program penghapusan denda masih berlangsung dan telah diperpanjang hingga 30 September 2026. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum batas waktu program berakhir.
 

 


Kebijakan pelayanan di luar jam kantor tersebut sejalan dengan komitmen Kepala Bapenda Kota Pekanbaru T. Denny Muharpan, SH., MH. dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif dan solutif. Pendekatan pelayanan langsung di tengah masyarakat dinilai dapat membantu warga memperoleh informasi serta menyelesaikan kebutuhan administrasi perpajakan dengan lebih mudah.

Melalui posko pajak keliling, masyarakat tidak hanya dapat melakukan pembayaran pajak daerah. Petugas juga memberikan layanan pengecekan Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Selain itu, warga yang belum terdaftar sebagai wajib pajak juga dapat memperoleh bantuan dalam proses pendaftaran.

Layanan yang terintegrasi dalam satu lokasi tersebut memungkinkan masyarakat menyelesaikan sejumlah kebutuhan administrasi perpajakan tanpa harus mendatangi kantor Bapenda Pekanbaru. Kehadiran petugas di kawasan permukiman juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi secara langsung terkait data maupun kewajiban pajak yang dimiliki.

Petugas Bapenda mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak daerah hingga mendekati batas akhir program penghapusan denda. Wajib pajak juga diharapkan segera memanfaatkan layanan yang tersedia agar proses administrasi dapat diselesaikan lebih awal dan terhindar dari antrean menjelang berakhirnya masa program.

 

Selain itu, warga yang telah memperoleh informasi mengenai layanan pajak keliling diharapkan ikut menyebarluaskan informasi tersebut kepada keluarga, tetangga, serta masyarakat di lingkungan masing-masing. Penyebaran informasi secara luas dinilai penting agar fasilitas pelayanan yang disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pelayanan tersebut juga menjadi sarana bagi petugas untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pembayaran pajak daerah bagi pembangunan kota. Masyarakat dapat memperoleh penjelasan langsung mengenai tata cara pembayaran, data objek pajak, serta berbagai layanan administrasi yang tersedia. Pendekatan ini diharapkan membuat pelayanan semakin terbuka dan mudah dipahami oleh wajib pajak di tengah perkembangan kebutuhan masyarakat.

Layanan posko pajak daerah keliling akan dilaksanakan secara bergilir di lima wilayah kerja di Kota Pekanbaru. Dengan semakin dekatnya akses pelayanan serta adanya perpanjangan program penghapusan denda, masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan secara tepat waktu.

Langkah pelayanan jemput bola ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dari sisi kemudahan akses, tetapi juga memperkuat kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Dengan demikian, pelayanan perpajakan dapat berlangsung lebih dekat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai kawasan Kota Pekanbaru. (adv)

Terkini