Safari Ramadan Jadi Sarana Serap Aspirasi, Wako Pekanbaru Kunjungi 20 Masjid

Safari Ramadan Jadi Sarana Serap Aspirasi, Wako Pekanbaru Kunjungi 20 Masjid
Wako Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyapa masyarakat saat Safari Ramadan, Ahad (1/3/2026) di Masjid Ihsan, Kecamatan Marpoyan Damai.

CAKRABANGSA - PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru memanfaatkan pelaksanaan Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung di berbagai wilayah kota. Kegiatan yang dipimpin Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM itu dilaksanakan di 20 masjid yang tersebar di sejumlah kecamatan selama bulan Ramadan,Selasa (3/3/2026).

Dalam setiap kunjungan, Agung didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch, Pj Sekdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain bersilaturahmi dengan warga, rombongan juga berdialog, menyalurkan bantuan sosial, serta menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan pemerintah daerah.

Safari Ramadan berlangsung selama 20 hari dengan tujuan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Agung menilai Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk membangun kebersamaan, menjaga persatuan, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi media untuk menyampaikan capaian pembangunan sekaligus mendengar kebutuhan warga secara langsung.

Lokasi Safari Ramadan tersebar di berbagai kecamatan. Di antaranya Masjid Baitul Amanah Perumahan Bukit Barisan di Kecamatan Tenayan Raya, Masjid Jami’ul Barokah di Kelurahan Sialang Rampai Kecamatan Kulim, Masjid Al Ikram di Komplek Pemda Kecamatan Binawidya, Masjid Raya Kecamatan Senapelan, Masjid Al Jami’ Perumahan Rumbai Permai Kecamatan Rumbai, hingga sejumlah masjid lainnya di Kecamatan Tuah Madani, Bukit Raya, Sail, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Lima Puluh, Pekanbaru Kota, Rumbai Timur, Sukajadi, dan Rumbai Barat.

Pada setiap pelaksanaan safari, Pemko Pekanbaru menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp100 juta. Agung menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung sarana ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat. Bahkan, pemerintah siap membantu hingga Rp500 juta sesuai kemampuan keuangan daerah apabila pembangunan masjid membutuhkan anggaran yang lebih besar.

Selain bantuan APBD, pemerintah juga menyalurkan bantuan melalui program CSR Bank Riau Kepri Syariah dan Baznas. Setiap masjid menerima bantuan smart TV 43 inci untuk mendukung kegiatan dakwah dan digitalisasi masjid. Bantuan sosial lainnya juga diberikan kepada masyarakat berupa kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu, bantuan kemitraan, serta bantuan pendidikan sebesar Rp850 ribu bagi siswa SD dan Rp1 juta bagi siswa SMP.

Wako Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM memasangkan kaki palsu bagi masyarakat penerima, Minggu(1/3/2026) di Masjid Ihsan, Kecamatan Marpoyan Damai.

Dalam berbagai kesempatan, Agung menyampaikan sejumlah capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemko Pekanbaru. Ia menyebutkan utang tunda bayar sebesar Rp470 miliar yang diwarisi pada awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar berhasil diselesaikan pada 2025. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah juga mampu merealisasikan perbaikan jalan rusak melalui sistem overlay sepanjang 42 kilometer atau melampaui target awal 20 kilometer, serta menangani 20 titik rawan banjir di kota tersebut.

Di sektor pendidikan, Pemko Pekanbaru menjalankan program zero anak putus sekolah dan berhasil mengembalikan 1.778 anak ke bangku pendidikan. Sementara di bidang kesehatan, pemerintah fokus menangani lebih dari 3.000 anak stunting serta mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk membantu pembiayaan kesehatan masyarakat kurang mampu melalui kerja sama dengan BPJS.

Saat Safari Ramadan di kawasan Senapelan, Agung juga menyoroti pentingnya pelestarian sejarah dan budaya Melayu melalui revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi dan penguatan tradisi Petang Balimau. Ia menegaskan Sungai Siak harus menjadi beranda depan Kota Pekanbaru sekaligus bagian penting dalam arah pembangunan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Agung turut mengajak masyarakat menjaga persatuan, kebersihan lingkungan, mengawasi pergaulan anak, serta meningkatkan kepatuhan membayar pajak guna mendukung pembangunan daerah. Memasuki tahun 2026, ia bersama Markarius Anwar menyatakan siap melanjutkan berbagai program prioritas dan berharap dukungan masyarakat agar pembangunan Kota Pekanbaru dapat berjalan lebih optimal. Menurutnya, Safari Ramadan akan terus menjadi agenda tahunan sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Pekanbaru yang maju, religius, dan berbudaya.(Nom)
 

Berita Lainnya

Index