Pedagang Resah, 19 Lapak dan Kios Dipalang Oknum yang Klaim Ahli Waris

Pedagang Resah, 19 Lapak dan Kios Dipalang Oknum yang Klaim Ahli Waris

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama aparat gabungan bakal menertibkan oknum yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lapak dan kios, yang melakukan penyegelan terhadap tempat berjualan para pedagang di salah satu pasar di Kota Pekanbaru.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan langkah penertiban tersebut telah disepakati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Kita segera melakukan penertiban di lokasi itu karena unsur Forkopimda sepakat untuk menindak oknum tersebut," tegas Zulhelmi, Kamis (1/10/2026).

Menurut Zulhelmi, penertiban akan segera dilakukan. Namun, tim gabungan tidak ingin gegabah dan tetap mengedepankan aturan yang berlaku.

"Kita akan lakukan langkah persuasif untuk tahap awal. Dalam waktu dekat kita siapkan timnya. Ada dari Pemko dan unsur terkait," terangnya.

Ia menjelaskan, terdapat 19 kios dan lapak yang menjadi sasaran pemasangan palang kayu oleh oknum tersebut. Tindakan itu dilakukan meski pasar tersebut berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Di pasar tersebut juga terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang bertugas mengelola pasar, termasuk melakukan pemungutan retribusi kepada pedagang.

Sementara itu, oknum tersebut mengaku sebagai ahli waris pemilik lapak dan kios. Pengakuan tersebut disertai surat peringatan yang dipasang di depan sejumlah lapak dan kios.

Dalam surat tersebut, pedagang diperingatkan untuk segera membayar tunggakan penggunaan kios maupun lapak. Pedagang yang tidak memenuhi kewajiban pembayaran juga diminta mengosongkan tempat berjualan.

Pedagang diberikan waktu selama tujuh hari untuk melunasi tunggakan sebagaimana tercantum dalam surat peringatan tersebut.

Kondisi itu membuat sejumlah pedagang mengaku tidak tenang menjalankan aktivitas perdagangan karena adanya pemasangan palang dan klaim kepemilikan terhadap lapak maupun kios yang mereka gunakan.

Berita Lainnya

Index