Asap Mulai Terlihat di Pekanbaru, BMKG Catat 75 Hotspot di Riau

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:35:48 WIB
Kebakaran lahan gambut di Kecamatan Tambang, Kampar pada 17 Agustus 2026

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Asap dari wilayah Kabupaten Pelalawan diduga terbawa angin hingga ke Kota Pekanbaru, Selasa (18/8/2026). Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang di Pekanbaru sempat menurun hingga 500 meter pada pagi hari.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi, mengatakan arah angin di Pekanbaru pada Selasa lebih dominan bertiup dari tenggara hingga selatan. Kondisi tersebut memungkinkan asap dari wilayah Pelalawan bergerak menuju Pekanbaru.

“Untuk arah angin lebih dominan dari arah tenggara sampai selatan. Kondisi ini yang memungkinkan adanya kiriman asap dari Pelalawan yang terbawa ke Pekanbaru,” kata Gita, Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan pemantauan BMKG, sejumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi terdeteksi di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Secara umum, Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak di Riau, yakni mencapai 38 titik.

Sementara itu, total titik panas yang terdeteksi BMKG di Provinsi Riau mencapai 75 titik. Sebarannya meliputi Rokan Hulu 9 titik, Kampar 8 titik, Siak 6 titik, Rokan Hilir 4 titik, Dumai 4 titik, Kepulauan Meranti 2 titik, Indragiri Hulu 2 titik, Bengkalis 1 titik, dan Indragiri Hilir 1 titik.

Keberadaan titik panas serta arah angin tersebut menjadi perhatian dalam pemantauan kondisi udara, terutama di wilayah Pekanbaru. Pada pagi hari, jarak pandang di Kota Pekanbaru sempat berada pada titik terendah 500 meter.

“Jarak pandang terendah tadi sempat 500 meter, namun sudah mulai membaik menjadi 3 kilometer dan terus meningkat,” ujar Gita.

Hujan Berpeluang Turun di Sejumlah Wilayah

Di tengah kondisi tersebut, BMKG memprakirakan cuaca Riau pada Selasa didominasi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.

Forecaster On Duty BMKG, Yasir P., mengatakan hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari, terutama di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

“Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir pada siang hingga sore hari,” kata Yasir.

Potensi hujan ringan juga masih berlanjut pada malam hingga dini hari. Wilayah yang berpeluang mengalami hujan meliputi Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Pekanbaru.

“Pada malam hingga dini hari, hujan ringan juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Pekanbaru,” ujarnya.

BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau pada Selasa. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 50 hingga 98 persen.

Angin diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Sementara kondisi perairan Riau relatif tenang, dengan tinggi gelombang diprakirakan 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan titik panas di Riau. Arah angin menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi pergerakan asap dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Meski sempat menurun hingga 500 meter pada pagi hari, jarak pandang di Pekanbaru berangsur membaik dan tercatat sekitar 3 kilometer.

Terkini