PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Kepala Kepolisian Daerah Riau Herry Heryawan meninjau pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih Presisi di Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (20/2/2026).
Jembatan sepanjang 83 meter itu diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus menjamin keselamatan pelajar yang selama ini melintasi jembatan lama dalam kondisi rusak.
Jembatan gantung tersebut menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur. Infrastruktur sebelumnya dilaporkan telah lama rusak dan dinilai berisiko bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang bergantung pada akses tersebut untuk berangkat dan pulang belajar.
Herry mengatakan, pembangunan jembatan tidak hanya menyasar aspek konektivitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan ekonomi dan akses pendidikan masyarakat di wilayah terpencil.
“Pembangunan ini untuk kelangsungan aktivitas warga, namun yang utama agar anak-anak dapat bersekolah dengan aman tanpa hambatan akses,” ujar Herry di lokasi peninjauan.
Menurut dia, perbaikan jembatan di Kuantan Singingi direncanakan mencakup lima titik yang dikerjakan dalam dua tahap. Proyek tersebut ditargetkan selesai sesuai jadwal dan direncanakan diresmikan oleh Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo.
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby mengapresiasi dukungan Polda Riau terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai langkah tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil.
Selain meninjau progres pembangunan, Kapolda Riau juga menyerahkan bantuan buku dan alat tulis kepada siswa di Desa Muara Petai. Bantuan itu disambut antusias para pelajar yang selama ini berharap adanya akses penyeberangan yang lebih aman.
Usai kegiatan, rombongan Kapolda melanjutkan agenda kerja ke Kabupaten Kampar. Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.