Karhutla 70 Hektare di Rokan Hilir, Titik Api Baru Muncul di Bangko dan Rupat

Karhutla 70 Hektare di Rokan Hilir, Titik Api Baru Muncul di Bangko dan Rupat

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali meluas. Hingga Rabu (3/6/2026), api dilaporkan telah menghanguskan sekitar 70 hektare lahan di wilayah Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir.

Tim Manggala Agni masih terus berjibaku di lapangan untuk memadamkan api sekaligus melakukan penyekatan guna mencegah kebakaran merembet ke area lain. Kondisi cuaca yang panas terik menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian kebakaran tersebut.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyebutkan dua tim saat ini difokuskan di lokasi terdampak. Selain memadamkan api, petugas juga berupaya melindungi kawasan sekitar yang didominasi tanaman akasia liar serta kebun sawit milik warga.

“Siang ini kondisi di Rantau Bais sangat panas. Tim terus melakukan penyekatan agar api tidak meluas ke area perkebunan masyarakat,” ujar Ferdian.

Ia menjelaskan, luas area terbakar masih bersifat sementara dan akan diverifikasi lebih lanjut menggunakan citra satelit setelah proses pemadaman selesai.

Tak hanya di Rantau Bais, titik api baru juga terdeteksi dari hasil patroli udara di wilayah Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Menindaklanjuti temuan tersebut, satu tim dari Daops Manggala Agni Dumai langsung dikerahkan ke lokasi untuk penanganan awal.

Sementara itu, kebakaran juga terpantau terjadi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Satu tim dari Daops Siak telah diberangkatkan dan menyeberang menuju lokasi kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Untuk memperkuat penanganan, tambahan personel dari Jambi turut disiagakan.

Ferdian mengungkapkan, hingga kini luas kebakaran di Pulau Rupat belum dapat dipastikan karena tim masih dalam perjalanan menuju lokasi. Namun, dari pemantauan udara, kebakaran terlihat cukup luas dengan kepulan asap tebal yang dipicu oleh dominasi bahan bakar berupa tanaman akasia.

Petugas terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik guna menekan dampak kerusakan lingkungan serta melindungi lahan milik masyarakat dari ancaman kebakaran yang lebih besar.

Berita Lainnya

Index