Prodi Bisnis Digital Fasilkom Unilak Luncurkan Empat Creative Digital Agency sebagai Wadah Mahasiswa Membangun Bisnis Sejak Kuliah

Prodi Bisnis Digital Fasilkom Unilak Luncurkan Empat Creative Digital Agency sebagai Wadah Mahasiswa Membangun Bisnis Sejak Kuliah

CAKRABANGSA - PEKANBARU - Program Studi S1 Bisnis Digital Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Lancang Kuning (Unilak) resmi meluncurkan empat Creative Digital Agency sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang diterapkan dalam mata kuliah Media Sosial dan Komunikasi Digital.

Launching yang dilaksanakan di Aula Rektorat Lantai 3 Universitas Lancang Kuning ini mengusung tema “Digital Minds, Creative Solutions”. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Prodi Bisnis Digital dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menghasilkan luaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam membangun dan mengelola bisnis kreatif berbasis digital.

Ketua Program Studi S1 Bisnis Digital Fasilkom Unilak sekaligus dosen pengampu mata kuliah Media Sosial dan Komunikasi Digital, Muammar Revnu Ohara, M.I.Kom, menjelaskan bahwa pembentukan Creative Digital Agency merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang media sosial, komunikasi digital, branding, maupun produksi konten di dalam kelas. Mereka juga dituntut untuk memahami bagaimana membangun sebuah agency, mengelola tim, berinteraksi dengan klien, menyusun strategi komunikasi, hingga menghasilkan solusi kreatif yang memberikan nilai bagi mitra dan pelaku usaha,” ujarnya.

Empat Creative Digital Agency yang resmi diluncurkan terdiri dari Gegara Agency, Elysian Agency, Seven Sight Agency, dan Boost Society. Masing-masing agency akan mengembangkan identitas dan layanan kreatifnya sendiri, mulai dari pengelolaan media sosial, produksi konten digital, branding, desain grafis, hingga strategi pemasaran digital yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM, organisasi, institusi, maupun perusahaan.

Keempat agency tersebut nantinya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional di bidang digital kreatif sekaligus memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola proyek, membangun relasi dengan klien, serta memahami dinamika industri kreatif dan bisnis digital secara langsung.

Lebih dari sekadar luaran mata kuliah, keberadaan Creative Digital Agency ini diproyeksikan menjadi ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang dapat terus berkembang meskipun mahasiswa telah menyelesaikan perkuliahan. Dengan demikian, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan agency yang telah dibangun menjadi usaha mandiri maupun startup digital yang mampu bersaing di dunia industri.

Menurut Muammar Revnu Ohara, pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini yang tidak hanya membutuhkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga individu yang memiliki kreativitas, kemampuan berkolaborasi, pengalaman praktis, serta jiwa kewirausahaan yang kuat.

“Harapan kami, mahasiswa Bisnis Digital tidak hanya lulus dengan kompetensi akademik, tetapi juga memiliki pengalaman nyata membangun bisnis, memahami kebutuhan pasar, dan mampu menciptakan peluang kerja. Ketika mereka menyelesaikan studi, mereka sudah memiliki bekal untuk menjadi entrepreneur, creative talent, konsultan digital, maupun pendiri startup yang mampu menciptakan dampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lancang Kuning, Dr. Yogi Yunefri, M.Kom, menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Creative Digital Agency yang diinisiasi Prodi Bisnis Digital. Menurutnya, program ini merupakan langkah positif dalam mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi entrepreneur dan pelaku industri kreatif digital di masa depan.

Peluncuran empat Creative Digital Agency ini menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi Bisnis Digital Fasilkom Unilak dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kreatif dalam menciptakan solusi, serta mampu memanfaatkan transformasi digital sebagai peluang untuk berkarya dan berwirausaha.

Melalui inisiatif ini, Prodi Bisnis Digital Fasilkom Unilak berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan pekerjaan melalui bisnis dan startup yang mereka bangun sendiri.

Berita Lainnya

Index