PEKANBARU (Cakrabangsa.com) — Tim pendukung Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menyatakan siap menghadapi proses persidangan terkait perkara dugaan korupsi yang menjeratnya dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru bicara sekaligus Koordinator Gerakan Keadilan untuk Abdul Wahid, Rinaldi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum yang saat ini masih berada di Jakarta untuk mempersiapkan strategi menghadapi sidang pokok perkara.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pengacara yang saat ini masih di Jakarta untuk melakukan konsolidasi. Mereka menyatakan sangat siap menghadapi sidang pokok materi,” ujar Rinaldi di Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).
Menurut Rinaldi, tim pembela juga telah menemukan sejumlah hal baru yang akan dijadikan bahan pembelaan dalam persidangan.
“InsyaAllah kami telah menemukan hal-hal baru yang nantinya dapat dijadikan bahan dalam persidangan yang menunjukkan bahwa Abdul Wahid tidak bersalah,” kata dia.
Ia menambahkan, keyakinan bahwa Abdul Wahid tidak terlibat dalam perkara tersebut juga disampaikan oleh orang-orang terdekatnya yang menilai tuduhan yang dialamatkan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan dirinya.
“Ini menjadi keyakinan dari orang-orang terdekat bahwa beliau memang tidak melakukan dan tidak memiliki hubungan dengan tuduhan-tuduhan tersebut,” ujarnya.
Terkait kedatangan Abdul Wahid di Pekanbaru, Rinaldi menyebut kehadiran sejumlah pendukung di bandara maupun di rumah tahanan merupakan bentuk solidaritas masyarakat.
“Solidaritas itu tidak terkoordinasi. Siapa saja yang ingin datang menjemput atau memberikan dukungan dipersilakan. Kami juga menerima sejumlah video yang menunjukkan masyarakat menyambut beliau di rutan,” katanya.
Namun, Rinaldi mengaku tidak sempat berkomunikasi langsung dengan Abdul Wahid saat tiba di Pekanbaru karena pengawalan yang cukup ketat dari petugas.
“Tidak ada komunikasi langsung. Sepertinya memang dibatasi atau sudah diatur,” ujarnya.
Ia memastikan kondisi kesehatan Abdul Wahid dalam keadaan baik. Menurutnya, beberapa hari sebelum dipindahkan ke Pekanbaru, Abdul Wahid sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayapada Hospital Jakarta.
“Alhamdulillah sehat-sehat saja. Informasi terakhir beliau juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Mayapada beberapa hari lalu,” kata Rinaldi.
Sebelumnya, Abdul Wahid tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II pada Rabu pagi menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia. Ia datang bersama Kepala Dinas PUPR Riau M. Arief Setiawan dan tenaga ahli Dani M. Nursalam.
Ketiganya tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan terborgol saat digiring petugas menuju mobil tahanan di bawah pengawalan ketat aparat.