Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota Bio Solar dan Pertalite, Antisipasi Antrean SPBU

Sabtu, 05 September 2026 | 15:45:56 WIB
Foto : Ilustrasi

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite kepada pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya konsumsi BBM sekaligus mengurai antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Riau.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, mengatakan usulan penambahan kuota Bio Solar yang diajukan mencapai 99.700 kiloliter (KL). Sementara itu, tambahan kuota Pertalite yang diusulkan sebesar 99.556 KL.

Menurut Ismon, pengajuan tersebut saat ini masih menunggu persetujuan pemerintah pusat melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat, dalam hal ini BPH Migas,” kata Ismon saat memberikan keterangan di Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).

Ismon menjelaskan, peningkatan konsumsi BBM umumnya terjadi pada periode akhir tahun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas transportasi, serta distribusi barang dan logistik.

Karena itu, tambahan kuota dinilai penting untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mencegah terjadinya kelangkaan maupun antrean panjang di SPBU, khususnya saat aktivitas masyarakat meningkat.

“Namun realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite tersebut tergantung pihak BPH Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN,” ujarnya.

Selain mengajukan tambahan kuota, Dinas ESDM Riau juga terus melakukan koordinasi dengan pihak penyalur BBM untuk memastikan distribusi di lapangan tetap berjalan dengan baik.

Koordinasi dilakukan bersama PT Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang menjalankan fungsi teknis dalam penyaluran BBM ke SPBU.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga,” tegas Ismon.

Ismon menambahkan, ketersediaan Pertalite saat ini masih mencukupi kebutuhan harian masyarakat. Meski demikian, Pemprov Riau tetap menyiapkan langkah antisipasi dengan mengusulkan tambahan kuota guna menghadapi kemungkinan peningkatan konsumsi pada periode libur panjang dan akhir tahun.

Pemprov Riau berharap tambahan kuota tersebut dapat disetujui sehingga ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga dan antrean panjang di sejumlah SPBU dapat diminimalkan.

Terkini