Kapolda Riau Ultimatum Anggota: Terlibat Narkoba, Siap-Siap Dipecat

Senin, 02 November 2026 | 13:06:31 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan peringatan keras kepada seluruh personel Polda Riau dan jajaran Polres agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terbukti bermain dengan barang haram tersebut.

Bahkan, Arman telah menyiapkan sanksi tegas bagi personel yang terlibat. Anggota yang terbukti sebagai pengguna narkoba akan dikenakan sanksi demosi selama tiga tahun. Sementara itu, personel yang terbukti menjadi pengedar terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Penegasan tersebut disampaikan Arman saat memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolda Riau, Senin (2/11/2026). Kegiatan itu dihadiri Wakapolda Riau, Irwasda, para pejabat utama (PJU), serta personel Polda Riau.

Dalam arahannya, Arman mengaku masih menerima informasi mengenai adanya anggota kepolisian yang terlibat penyalahgunaan narkoba, bahkan hingga menjadi pengedar.

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian serius karena Polri seharusnya berada di garda terdepan dalam upaya pemberantasan narkotika, bukan justru terlibat dalam kejahatan tersebut.

"Tidak ada ampun untuk para pengguna maupun pengedar narkoba. Bagaimana kita akan melakukan tindakan terhadap narkoba di masyarakat kalau di internal sendiri masih ada anggota yang bermain dengan barang haram tersebut," tegasnya.

Selain sanksi tegas, Kapolda juga menyiapkan pola pembinaan khusus bagi anggota yang terbukti menyalahgunakan narkotika.

Setelah menjalani penempatan khusus (patsus) dan proses penindakan, personel bersangkutan akan menjalani pembinaan di lingkungan Satuan Brimob dengan pengawasan melekat dari Provos.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah personel mengulangi pelanggaran serupa.

Selain persoalan narkoba, Arman turut mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

Ia menegaskan bahwa disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga mencakup sikap tampang, perilaku, etika berkomunikasi, serta cara berinteraksi dengan pimpinan, sesama anggota, maupun masyarakat.

Arman juga mengingatkan agar tidak ada sikap arogan di lingkungan organisasi. Para pimpinan diminta menghargai kerja keras bawahannya, sementara seluruh personel wajib menjaga etika dan saling menghormati.

"Lupakan yang lalu, kita lihat ke depan bagaimana kita bisa berbuat lebih baik kepada masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga meminta seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Personel diminta mengantisipasi potensi banjir dan genangan, terutama di sejumlah wilayah rawan di Kota Pekanbaru.

Anggota yang bertugas di lapangan juga diminta mempersiapkan perlengkapan keselamatan. Selain itu, kendaraan dinas dan administrasi perorangan harus dipastikan dalam kondisi lengkap.

Arman turut menginstruksikan larangan penggunaan vape atau rokok elektrik di lingkungan Polda Riau dan seluruh Polres jajaran. Larangan tersebut berlaku bagi personel maupun masyarakat yang berkunjung ke lingkungan kepolisian.

Untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi, Kapolda meminta Kabid Propam melakukan pengawasan serta menindaklanjuti setiap pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak hanya itu, Arman mengingatkan bahwa Polri merupakan pejuang kemanusiaan yang harus senantiasa hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Ia meminta seluruh personel mewujudkan semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.

Personel Polri beserta keluarganya juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial. Mereka diminta menghindari unggahan maupun komentar yang berpotensi menimbulkan persoalan, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah.

Menutup arahannya, Arman meminta seluruh jajaran menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan disiplin, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Berikan yang terbaik kepada masyarakat. Jadikan polisi benar-benar dipercaya sehingga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik dan masyarakat terlayani dengan baik," pungkasnya.

Terkini