Badut Gajah Meriahkan Operasi Patuh Lancang Kuning di Pekanbaru, 38 Pelanggar Ditindak

Badut Gajah Meriahkan Operasi Patuh Lancang Kuning di Pekanbaru, 38 Pelanggar Ditindak

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar operasi gabungan hari kelima Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan U-turn Big Land, Pekanbaru, Jumat (30/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif melalui sosialisasi keselamatan berkendara. Operasi ini melibatkan personel Subdenpom I/1-3 Pekanbaru dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru.

Petugas menyasar sejumlah pelanggaran yang terlihat secara langsung, di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis, serta pengendara yang melawan arus lalu lintas.

Ada yang berbeda dalam pelaksanaan operasi kali ini. Petugas menghadirkan badut gajah untuk menarik perhatian masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas dengan cara yang lebih ramah dan menyenangkan.

Badut tersebut turut mendampingi petugas saat memberikan teguran kepada pelanggar. Selain itu, cokelat dibagikan kepada pengguna jalan yang tertib sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka terhadap peraturan lalu lintas.

Petugas juga memberikan helm berstandar SNI secara gratis kepada anak-anak yang dibonceng sepeda motor tanpa menggunakan helm atau menggunakan helm yang sudah tidak layak pakai. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap penumpang anak sekaligus menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak dini.

Meski mengedepankan pendekatan humanis, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian adalah aksi melawan arus di kawasan U-turn Big Land. Padahal, rambu larangan telah terpasang dengan jelas di lokasi tersebut.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan pendekatan edukatif dan penegakan hukum dilakukan secara beriringan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

"Pada hari kelima pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning ini, kami mengedepankan langkah preventif melalui teguran humanis dan edukasi unik dengan melibatkan badut gajah. Sebagai bentuk apresiasi, kami membagikan cokelat bagi masyarakat yang tertib, serta memberikan helm gratis khusus anak-anak untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini," ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa petugas tetap mengambil tindakan tegas terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran berisiko tinggi, terutama melawan arus meskipun rambu larangan telah terpasang.

"Langkah ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya patuh terhadap peraturan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara secara tertib dan aman," katanya.

Dari hasil operasi di lokasi tersebut, petugas menindak sebanyak 38 pelanggar lalu lintas.

Satlantas Polresta Pekanbaru mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dapat terwujud.

Berita Lainnya

Index