Sampe Simarmata Dikabarkan Hilang Usai Bentrokan di Areal PT Adei, Keluarga Menanti Hasil Tes DNA

Jumat, 23 Oktober 2026 | 15:24:54 WIB

BENGKALIS (Cakrabangsa.com) - Keberadaan Sampe Simarmata hingga kini belum diketahui setelah ia dikabarkan menghilang pascabentrokan di areal perkebunan PT Adei Plantation, Kabupaten Bengkalis, Riau. Keluarga masih menunggu kepastian identitas sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan di kawasan perkebunan tersebut melalui pemeriksaan DNA.

Kasus ini menjadi perhatian keluarga dan kuasa hukum. Mereka meminta kepolisian mempercepat proses pemeriksaan DNA serta mengusut perkara tersebut secara transparan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga dan kuasa hukum, rangkaian peristiwa bermula pada 3 Oktober 2026. Saat itu, sejumlah petugas sekuriti PT STRUM disebut mendatangi sekitar rumah Sampe Simarmata menggunakan mobil dobel kabin berwarna putih.

Kedatangan mereka diduga diwarnai tindakan membawa senjata tajam dan berteriak-teriak hingga memicu keributan. Sampe yang saat itu sedang tidur terbangun dan berusaha melerai situasi.

Setelah kejadian tersebut, Sampe mendatangi Polsek Pinggir untuk melaporkan dugaan perbuatan membawa senjata tajam. Namun, menurut keterangan yang disampaikan pihaknya, laporan tersebut awalnya belum diterima karena polisi terlebih dahulu akan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah menunggu, laporan itu akhirnya diterima dengan nomor LP/40/X/2026/SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR.

Dua hari kemudian, polisi mendatangi rumah Sampe untuk melakukan olah TKP. Di tengah situasi yang disebut masih memanas dan setelah sejumlah warga dikabarkan ditangkap, Sampe diduga pergi ke arah perkebunan PT Adei yang dijaga petugas sekuriti pada 5 Oktober 2026.

Sejak saat itu, keberadaan Sampe tidak lagi diketahui. Pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan orang ke Polsek Pinggir dengan nomor B/08/X/2026/SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR.

Di tengah pencarian tersebut, ditemukan sesosok jenazah laki-laki di kawasan yang diduga berada di areal perkebunan PT Adei. Kondisi jenazah dilaporkan mengenaskan, tanpa mengenakan pakaian, dan sulit dikenali.

Penemuan jenazah itu menimbulkan dugaan bahwa korban merupakan Sampe Simarmata. Namun, hingga kini identitas jenazah tersebut masih harus dipastikan melalui pemeriksaan DNA.

Pada 8 Oktober 2026, pakaian yang disebut milik Sampe juga ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah sebelumnya. Temuan tersebut menambah pertanyaan bagi keluarga mengenai keberadaan Sampe dan kaitannya dengan jenazah yang ditemukan.

Untuk memastikan identitas korban, pihak keluarga melalui kepolisian menempuh pemeriksaan DNA. Mereka kini menunggu hasil pemeriksaan tersebut sebagai dasar untuk mengetahui apakah jenazah itu benar merupakan Sampe Simarmata.

Kuasa hukum Sampe, Suardi, menyatakan telah menyurati Polres Bengkalis untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang dinilai berjalan lambat.

Selain itu, pihaknya juga menyurati RSUD Mandau guna meminta rekam medis jenazah yang diduga merupakan Sampe Simarmata.

Suardi meminta Kapolda Riau memberikan perhatian khusus terhadap perkara tersebut agar proses penyelidikan dan pemeriksaan identitas jenazah dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Dalam waktu dekat, pihak kuasa hukum juga berencana menyurati Kapolri. Mereka berharap perkara tersebut dapat ditindaklanjuti melalui gelar perkara khusus di Mabes Polri atau disampaikan kepada Komisi III DPR RI.

Kuasa hukum menegaskan, percepatan pemeriksaan DNA sangat penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga sekaligus menjadi dasar bagi langkah hukum selanjutnya.

Jika hasil pemeriksaan mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah Sampe Simarmata, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti perkara itu melalui jalur hukum untuk mengungkap kebenaran dan memperjuangkan keadilan.

“Kebenaran harus terungkap. Siapa pun yang bersalah harus bertanggung jawab. Jika ini benar klien saya, kami tidak akan diam saja,” tegas Suardi.

Hingga kepastian identitas jenazah diperoleh dan fakta-fakta terkait peristiwa tersebut terungkap, keluarga masih menanti jawaban atas hilangnya Sampe Simarmata. Pihak berwenang diharapkan dapat memberikan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Terkini