Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini, Simak Prakiraan BMKG

Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini, Simak Prakiraan BMKG
Ilustrasi

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Rabu (21/10/2026), mulai pagi hingga dini hari. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di lima kabupaten.

Forecaster on Duty BMKG, Bella R. Adelia, mengatakan berdasarkan pemantauan citra radar cuaca, hujan ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar pada pagi hari.

Memasuki siang hari, potensi hujan diprakirakan meluas ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, serta Kota Dumai. Secara umum, kondisi cuaca diprakirakan berawan dengan potensi kekaburan udara akibat asap.

Pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.

"Potensi hujan diprakirakan masih berlanjut hingga dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, dan Kota Dumai," kata Bella.

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Cuaca ekstrem tersebut berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Bengkalis pada pagi, siang hingga sore, serta malam hingga dini hari.

Sementara itu, suhu udara di Provinsi Riau diprakirakan berkisar 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55-99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter atau masuk kategori rendah.

Di sisi lain, berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 23.59 WIB, terdeteksi empat titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Rinciannya, tiga titik berada di Kabupaten Siak dan satu titik di Kabupaten Indragiri Hilir.

Secara keseluruhan, jumlah titik panas di Pulau Sumatera mencapai 1.185 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 947 titik, disusul Lampung sebanyak 106 titik, Jambi 87 titik, Kepulauan Bangka Belitung 32 titik, Sumatera Barat enam titik, dan Bengkulu tiga titik.

Meski jumlah titik panas di Riau relatif sedikit dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera, masyarakat tetap diminta mewaspadai kabut asap yang dilaporkan masih tebal di sejumlah wilayah.

BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat.

"Warga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan," imbaunya.

Berita Lainnya

Index