Lebih dari 130 Panel PJU Raib, Penerangan Jalan di Pekanbaru Terganggu

Lebih dari 130 Panel PJU Raib, Penerangan Jalan di Pekanbaru Terganggu
Dok.

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memperketat pengawasan terhadap fasilitas penerangan jalan umum (PJU) menyusul maraknya aksi pencurian panel dan komponen penerangan jalan. Hingga saat ini, lebih dari 130 panel PJU dilaporkan hilang di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru.

Pencurian tersebut berdampak pada fungsi penerangan jalan. Sejumlah lampu PJU dilaporkan padam akibat panel yang hilang. Selain panel, pelaku juga menyasar meteran, kabel, dan komponen lainnya yang memiliki nilai ekonomis.

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pihaknya meningkatkan pengawasan melalui patroli rutin untuk mencegah pencurian sekaligus memastikan fasilitas penerangan jalan tetap berfungsi.

"Kami memperketat pengawasan melalui patroli rutin yang dilakukan oleh anggota di lapangan," kata Masykur, Kamis (22/10/2026).

Menurut Masykur, petugas Dishub pernah memergoki langsung dugaan aksi pencurian fasilitas PJU saat melakukan patroli. Dalam kejadian tersebut, dua orang yang diduga hendak mencuri satu set panel PJU diamankan di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB pada Kamis (17/9/2026). Saat itu, petugas sedang melakukan patroli rutin untuk memantau kondisi fasilitas PJU di sejumlah ruas jalan.

Dari penindakan tersebut, petugas mengamankan satu set panel PJU yang diduga menjadi sasaran pencurian. Kedua orang yang diamankan kemudian diserahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Masykur menegaskan, pengawasan di lapangan akan terus diperkuat guna menekan aksi pencurian yang merugikan pemerintah daerah dan mengganggu penerangan jalan bagi masyarakat.

Dishub Pekanbaru juga telah membentuk tim khusus untuk mengawasi fasilitas PJU. Namun, menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan masyarakat agar aktivitas mencurigakan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

"Kami membentuk tim untuk melakukan pengawasan di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum ini. Jika melihat aktivitas mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya kepada kami atau petugas terkait," tutup Masykur.

Berita Lainnya

Index