Kemarau Kering, Pemko Pekanbaru Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Rabu, 09 September 2026 | 14:02:52 WIB
Foto : Ilustrasi

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah di tengah kondisi musim kemarau yang kering. Pembakaran sampah sembarangan dinilai berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di kawasan yang memiliki lapisan gambut.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Dr. Tr. H. Zulhelmi Arifin, S.STP., M.Si., mengatakan pembakaran sampah di sembarang tempat dapat menyebabkan api merambat dan sulit dipadamkan apabila berada di lahan gambut.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di kawasan Jalan Pemuda, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Warga yang membakar sampah di atas lahan gambut tidak menyadari bahwa api merambat ke dalam lapisan gambut sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama.

"Itu sampai empat hari kita padamkan apinya, karena ternyata gambutnya cukup dalam sekitar dua meter," ungkap Zulhelmi Arifin usai pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Masjid Paripurna Al-Firdaus, Kompleks Perkantoran Terpadu Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Rabu (9/9/2026).

Pria yang akrab disapa Ami itu menyebut, kejadian serupa juga terjadi di sejumlah titik di Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai. Kebakaran tersebut juga diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah.

"Kondisinya juga sama, bakar sampah juga. Jadi kita mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah," ujarnya.

Zulhelmi mengatakan, masyarakat tidak perlu membakar sampah karena saat ini telah tersedia layanan pengangkutan sampah melalui Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS).

Ia mengimbau warga cukup mengumpulkan sampah rumah tangga dan meletakkannya di depan rumah untuk kemudian diangkut oleh petugas LPS.

"Dengan adanya LPS, warga cukup menempatkan sampah yang dihasilkan setiap harinya di depan rumah masing-masing. Nantinya sampah ini akan diangkut oleh LPS. Jadi, sampah cukup dikumpulkan saja, tidak perlu dibakar," tutupnya.

Terkini