F-16 Lanud Roesmin Nurjadin Dilibatkan Pantau Karhutla di Riau

F-16 Lanud Roesmin Nurjadin Dilibatkan Pantau Karhutla di Riau
Pesawat tempur F-16 untuk misi patroli memantau karhutla di sejumlah daerah di Riau.

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) melibatkan pesawat tempur F-16 dalam misi patroli udara untuk memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau.

Patroli tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan latihan penerbangan rutin Lanud Rsn, khususnya yang melibatkan personel Skuadron Udara 16. Langkah ini dilakukan dengan memanfaatkan kemampuan jelajah dan cakupan wilayah pesawat F-16 untuk membantu memantau kondisi di sejumlah daerah yang berpotensi mengalami karhutla.

Danlanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, pelaksanaan patroli pemantauan karhutla dapat dilakukan bersamaan dengan latihan penerbangan. Selain membantu memantau kondisi wilayah dari udara, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga dan meningkatkan kemampuan para penerbang tempur.

“Misi ini bisa dijalankan sekaligus. Selain karena faktor daya jelajahnya yang luas, juga agar kemampuan penerbang tempur kita tetap terasah,” kata Abdul Haris, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, perpaduan antara latihan penerbangan dan pemantauan karhutla masih relevan dilakukan. Para penerbang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam misi operasi militer, tetapi juga mampu melakukan analisis terhadap kondisi di wilayah yang dipantau, termasuk kejadian yang bersifat nonperang.

“Pemantauan dari udara juga menjadi langkah penting untuk mendeteksi lebih dini adanya indikasi karhutla sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh unsur terkait,” ujarnya.

Area pemantauan mencakup sejumlah wilayah di Provinsi Riau yang sekaligus menjadi bagian dari area latihan penerbangan pesawat tempur Lanud Rsn. Dengan pola tersebut, kegiatan latihan tetap berjalan, sementara pemantauan udara turut memberikan kontribusi terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Abdul Haris menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan koordinasi seluruh pihak. TNI Angkatan Udara, kata dia, akan terus mendukung upaya penanganan karhutla bersama pemerintah daerah dan unsur terkait.

“TNI AU juga akan terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau, BPBD Riau, jajaran TNI-Polri, serta seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Index