Gerebek Kawasan Pangeran Hidayat, Polda Riau Amankan Enam Orang Positif Narkoba

Gerebek Kawasan Pangeran Hidayat, Polda Riau Amankan Enam Orang Positif Narkoba

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru dan sejumlah instansi terkait menggelar operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (15/10/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan enam orang yang diduga sebagai pengguna narkotika serta 20 plastik klip yang diduga berisi sabu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal melalui tes urine, keenam orang yang diamankan dinyatakan positif menggunakan narkoba. Meski demikian, status dan peran mereka masih perlu didalami melalui proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaksana Harian (Plh) Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Edy Munawar, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, sekaligus membersihkan kawasan yang diduga menjadi lokasi aktivitas narkoba.

“Direktorat Narkoba bersama stakeholder melaksanakan operasi bersih-bersih kampung narkoba atau sarang-sarang narkoba yang ada di Pangeran Hidayat,” ujarnya.

Operasi ini melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Polresta Pekanbaru, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, TNI, serta unsur terkait lainnya. Keterlibatan lintas instansi tersebut diharapkan memperkuat upaya pemberantasan narkoba di wilayah Pekanbaru.

Edy menjelaskan, enam orang yang diamankan sementara diduga sebagai pengguna narkotika. Kesimpulan tersebut didasarkan pada hasil tes urine yang menunjukkan hasil positif.

“Untuk yang kita amankan, hasil tes urine positif. Mereka sementara ini diduga sebagai pengguna,” jelasnya.

Polda Riau memastikan operasi pemberantasan kampung narkoba tidak berhenti di kawasan Pangeran Hidayat. Penindakan serupa akan terus dilakukan secara masif dalam beberapa hari ke depan dan diperluas secara bertahap ke sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

“Beberapa hari ke depan kita lakukan operasi terus secara masif. Tidak hanya di sini, tetapi secara serentak di wilayah kabupaten yang ada di Provinsi Riau,” katanya.

Terkait penanganan enam orang yang diamankan, kepolisian akan melakukan asesmen melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) dengan melibatkan BNN Provinsi Riau (BNNP) atau lembaga terkait sesuai prosedur yang berlaku.

Asesmen tersebut bertujuan menentukan langkah penanganan lebih lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing orang yang diamankan.

Sementara itu, 20 plastik klip yang diduga berisi sabu turut diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Melalui operasi tersebut, Polda Riau berharap dapat menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Pekanbaru dan wilayah Riau secara keseluruhan.

Berita Lainnya

Index