Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, Tiga RTH dan Taman Kota Pekanbaru Tetap Ditutup

Kualitas Udara Masih Tidak Sehat, Tiga RTH dan Taman Kota Pekanbaru Tetap Ditutup
Foto : PTv

PEKANBARU (Cakrabangsa.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih menutup sementara tiga ruang terbuka hijau (RTH) dan taman kota karena kualitas udara di wilayah tersebut belum membaik. Penutupan dilakukan untuk melindungi masyarakat dari paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan ketiga ruang publik tersebut belum dapat dibuka kembali karena kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat.

"RTH dan Taman Kota masih ditutup sementara, belum dibuka untuk umum," kata Reza, Senin (19/10/2026).

Adapun ruang publik yang masih ditutup meliputi RTH Putri Kacamayang, RTH Tunjuk Ajar Integritas, serta Taman Kota di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Menurut Reza, pembukaan kembali ketiga ruang publik tersebut akan menunggu perbaikan kualitas udara hingga Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai kategori sedang.

"Karena sekarang sekolah juga masih dibatasi. Nanti RTH dan Taman Kota dibuka kalau ISPU kategori sedang," jelasnya.

Sementara itu, data kualitas udara yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru masih berada pada tingkat yang perlu diwaspadai. Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan dalam upaya melindungi masyarakat dari dampak paparan polusi udara.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kabut asap masih pekat. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel polutan.

Berita Lainnya

Index